This Week's/Trending Posts

Hand-Picked/Curated Posts

Most Popular/Top Views

Hand-Picked/Weekly News

The Most/Recent Articles

Fisch Script 2025 Update Auto Fishing, Instant Fishing, New Area, Smooth Fps Boost


Fisch is a game on the Roblox platform that has become quite popular. In this game, players take on the role of a character trying to catch fish and various other sea creatures. The basic concept of the game is fishing, using different tools and strategies provided within the game. Players can use nets or other equipment to catch fish and collect their catch to earn points or in-game currency.


FISCH Script Pastebin 2025 UPDATE AUTO FISHING, INSTANT FISHING, NEW AREA, SMOOTH FPS BOOST


repeat wait() until game:IsLoaded() and game.Players.LocalPlayer
getgenv().Key = "PASTE_KEY_HERE"
loadstring(game:HttpGet("https://raw.githubusercontent.com/obiiyeuem/vthangsitink/main/BananaHub.lua"))()
-- Get Key : https://ads.luarmor.net/get_key?for=VHFslhWdrPey


Feature :

– Auto Farm
– Instant Fishing
– Auto Apprise
– Auto Enchant
– Teeport New Area
– Instant Shake
– Auto Bait
– Fast Fishing
& More!

Step :
1. Click COPY button for auto copy script
2. Paste the script into your script application
3. Run script
4. And you are done!

WDS Dynamic


Assalamualaikum wr.wb

Pengertian

WDS (Wireless Distribution System) Dynamic adalah fitur pada router MikroTik yang memungkinkan pengguna untuk memperluas jangkauan jaringan wireless mereka dengan menggunakan beberapa router MikroTik sebagai repeater. WDS Dynamic mengizinkan router untuk menentukan sendiri apakah akan berfungsi sebagai access point (AP) atau sebagai station (STA) dengan bantuan protokol WDS.

Pengertian WDS Dynamic secara umum adalah suatu sistem distribusi nirkabel yang dapat berubah-ubah (dynamic) dan dapat menentukan sendiri apakah akan berfungsi sebagai access point atau sebagai station pada jaringan wireless yang dibangun. WDS Dynamic memungkinkan pengguna untuk memperluas jangkauan jaringan wireless mereka tanpa harus menghubungkan kabel fisik antar router.

WDS Dynamic secara umum adalah metode untuk membagikan koneksi wireless dengan menggunakan beberapa router Mikrotik sehingga mereka bekerja sebagai satu jaringan wireless yang terintegrasi. Dengan WDS Dynamic, router dapat membuat jaringan wireless dinamis dengan mengkonfigurasi secara otomatis dan real-time sesuai dengan kebutuhan jaringan. Hal ini membuat jaringan lebih mudah dikelola dan lebih fleksibel, sehingga dapat beradaptasi dengan situasi yang berubah dalam jaringan.



1. Pada step pertama kita lakukan configurasi seperti langkah berikut.
Mesh>Mesh>+ (Tambah)>General>name: MESH>HWMP

2. Selanjutnya setting pada HWMP di enable pada Mesh Portal setelah itu di apply dan OK 

3. Nah sekarang kita masuk ke bagian Ports untuk menambahkan port pada AP-Master seperti Berikut.
Mesh>Ports>+ (Tambah)>Interface: wlan1> Mesh: MESH>Apply>OK
+ (Tambah)>Interface: ether1> Mesh: MESH>Apply>OK
+ (Tambah)>Interface: ether2> Mesh: MESH>Apply>OK

4. Selanjutnya kita setting DHCP Client untuk mendapatkan ip secara dynamic dari ISP, ikuti langkah berikut.
IP>DHCP Client>+ (Tambah)>Interface: MESH>Apply>OK

5. Kita pindah pada bagian security profile untuk menambahkan password untuk melanjutkan langkah berikutnya, ikuti langkah berikut.
Wireless>Security Profile>+ (Tambah)>enable WPA2 PSK>WPA2 Pre-Shared Key:caturglobal#314>Apply>OK

6. Selanjutnya kita scan untuk connect ke ISP nya, saya menggunakan Wireless jadi membutuhkan scanner untuk mendapatkan internet

7. Lanjut kita connect ke ISP yg kita tuju seperti pada gambar berikut

8. Selanjutnya kita configurasi beberapa pada wlan1 nya seperti berikut.
Mode:ap bridge>SSID:WEeES(opsional)>Radio Name:Y-Master(opsional)>Security Profile:profile1>Apply>OK

9. Selanjutnya masih di wlan1 pada tab WDS, ikuti Langkah berikut.
WDS>WDS Mode:dynamic mesh>WDS Default Bridge:MESH>Apply>OK

10. Nanti akan seperti ini tampilan nya jika berhasil


MikroTik : QoS pada MikroTik

Assalamualaikum wr.wb

Penjelasan

Quality of Service(QoS) atau dalam bahasa indonesia nya adalah Kualitas Layanan untuk melakukan pengelolaan lalu linstas data dan pengukuran yang di gunakan untuk menentukan kapabilitas jaringan untuk mengurangi Packet Loss(Kehilangan Paket), latency, dan jitter

QoS Biasanya di gunakan untuk memenuhi kebutuhan layanan yang berbeda dengan infrastruktur yang sama. Jaringan itu sendiri akan mengoptimalkan Jika dikelola dengan baik, salah satunya dengan menajemen bandwidth. Tujuan menajemen bandwidth untuk melancarkan semua client supaya dapat mengakses internet dengan lancar, seperti  mencakup QoS seringkali termasuk Uptime, Bandwidth, Latency/Delay

1. Pertama kita lakukan speed test untuk memastikan speed awal kita seberapa besar, saya menggunakan speedtest.cbn.id untuk memastikan speed internet awal

2. Selanjutnya kita harus tau ip target nya untuk melakukan QoS disini ip client/taget saya 192.168.1.254

3. Selanjutnya kita lakukan configurasi pada router nya dengan step berikut,
Queues>+ (Tambah)

4. Selanjutnya kita isi seperti di tanda mera pada gambar berikut;
General>Name:alvianodwi.xyz(opsional)>Targer:192.168.1.254(ip target)>Max Limit Upload:1M>Max Limit Download:1M>Apply>OK

5. Pada step terakhir kita test untuk memastikan configurasi kita berhasil atau tidak



Cisco : Etherchannel on Mode

Assalamualaikum wr.wb

Overview

Sederhananya Etherchannel atau bisa disebut juga link aggregation adalah penggabungan beberapa link switch menjadi satu. Sehingga secara kapasitas link pada switch akan lebih besar. Jika 8 port ethernet digabungkan menjadi satu, maka dapat dikatakan satu link memiliki kapasitas bandwidth 800 Mbps. Biasanya cara ini digunakan untuk menghubungkan switch antar core switch.

Protokol Etherchannel

Ada 2 protokol yang digunakan pada Etherchannel, yaitu:

PAGP = Port Aggregation Protocol
Maksimal port yang dapat digunakan adalah 8 port atau link.
LACP (IEEE 802.1AD) = Link Aggregation Control Protocol.
Maksimal port yang dapat digunakan adalah 16 port atau link, tetapi yang aktif secara simultan hanya 8 port.

Mode pada Etherchannel

PAGP = auto & desireable
LACP = active & passive
Tanpa Protokol = on & on



Topologi
1. Untuk memulai membuat Etherchannel kalian harus melakukan configurasi seperti berikut,
Switch(config)#interface range gig0/1-2
Switch(config-if-range)#channel-group 1 mode on
Switch(config-if-range)#do show ip interface brief


2. Pada langkah selanjutnya kita show ethchnl summary nya dengan perintah berikut,
Switch(config-if-range)#do show interface etherchannel

3. Selanjutnya kita show int ethchnl seperti perintah berikut,
Switch(config-if-range)#do show interface etherchannel

4. Pada step ini kita lakukan configurasi pada switch 2 ikuti perintah berikut,
Switch(config)#interface range fastethernet 0/1, fastethernet 0/3
Switch(config-if-range)#channe-group 1 mode on
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface port-channel 1 
Switch(config-if)#switchport mode trunk


5. Pada step terakhir kita lakukan ping antar client

 

Debian : Install Joomla 3.8.3 di Debian 9.5

 

Assalamualaikum Wr.Wb

Apa Sih Joomla Itu?

Joomla mempunyai pengertian sebagai sebuah manajemen konten secara terbuka dan juga bebas dengan basis data MySQL, serta menggunakan PHP untuk memenuhi kebutuhan intranet ataupun kebutuhan internet. dengan kata lain, Joomla adalah sebuah CMS yang bisa digunakan untuk membuat website, sama seperti WordPress.

Sebenarnya ada banyak CMS terbaik yang bisa Anda gunakan. namun, apabila Anda masih pemula, Joomla bisa menjadi solusi untuk dapat membuat website yang profesional, bahkan tanpa skill pemrograman.

Berkat adanya Joomla ini, maka membangun situs website bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. sementara Joomla itu sendiri dikembangkan oleh lisensi GNU. seluruh orang bisa memodifikasi serta menggunakan Joomla secara gratis.

ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari membuat website melalui Joomla, karena para penggunanya bisa lebih leluasa ketika komputer hendak ditambahkan beberapa fitur pada situs website sesuai yang Anda miliki. Pertama kali Joomla dirilis yaitu pada tahun 2005, lebih tepatnya pada tanggal 17 September.

Setiap versi Joomla mempunyai desain dan nuansa yang berbeda. Hal ini dikarenakan untuk para komunitas dari pengembang selalu berusaha terus monoton dalam meningkatkan fitur dan performa dari CMS ini, terutama dalam hal sistem keamanannya. dengan hal ini wajar saja apabila Joomla selalu mengalami perkembangan dari versi yang satu dengan versi yang lainnya.

Fungsi Joomla

setelah Anda mengetahui pengertian dari Joomla, maka sudah saatnya Anda mengetahui fungsi dari Joomla itu sendiri. Mengingat banyaknya masyarakat pengguna website yang banyak menggunakan Joomla, maka membuat diri Anda tentunya juga penasaran apa saja fungsi dari Joomla. untuk informasi lebih jelasnya seputar fungsi Joomla, silahkan simak penjelasan berikut:

Joomla mempunyai fungsi utama sebagai pembangun dari sebuah website secara cepat melalui teknologi terbaru.

Joomla mampu digunakan segala penjuru belahan dunia sebagai salah  satu pembangun di berbagai jenis website, baik itu dalam skala kecil, skala menengah maupun skala yang besar.

Joomla memiliki fungsi untuk membuat sebuah website, misalnya seperti website sekolah, website individu, website organisasi non profit, website portal komunitas, website pemerintahan, website bisnis dengan skala kecil, website publikasi online, website layanan e-commerce dan layanan online, website ekstranet dan intranet maupun untuk perusahaan besar lainnya.

Sebelum memulai pastikan kalian sudah melakukan install dan configurasi seperti di bawah ini:


Tools yang di butuhkan

1. Sebelum memulai, pastikan kalian sudah melakukan install ssh pada debian dan lakukan editing file ssh. menggunakan perintah berikut
# apt-get install ssh unzip php7.0 php7.0-cli php7.0-mcrypt php7.0-intl php7.0-mysql php7.0-curl php7.0-gd php7.0-soap php7.0-xml php7.0-zip php7.0-readline php7.0-opcache php7.0-json php7.0-gd -y
# nano /etc/ssh/sshd_config

2. Pada tampilan ini kalian click CTRL + W secara bersamaan lalu ketik PermitRootLogin, Hapus tanda # sebelum tulisan PermitRootLogin dan ubah menjadi yes setelah tulisan PermitRootLogin

3. Secara default MariaDB tidak ter secure, jadi kalian harus secure terlebih dahulu. Kalian bisa secure dengan menggunakan perintah berikut:
# mysql_secure_installation
Semua pertanyaan isi seperti berikut
NOTE: RUNNING ALL PARTS OF THIS SCRIPT IS RECOMMENDED FOR ALL MariaDB
      SERVERS IN PRODUCTION USE!  PLEASE READ EACH STEP CAREFULLY!

In order to log into MariaDB to secure it, we'll need the current
password for the root user.  If you've just installed MariaDB, and
you haven't set the root password yet, the password will be blank,
so you should just press enter here.

Enter current password for root (enter for none): [Password Super User]
OK, successfully used password, moving on...

Setting the root password ensures that nobody can log into the MariaDB
root user without the proper authorisation.

You already have a root password set, so you can safely answer 'n'.

Change the root password? [Y/n] n
 ... skipping.

By default, a MariaDB installation has an anonymous user, allowing anyone
to log into MariaDB without having to have a user account created for
them.  This is intended only for testing, and to make the installation
go a bit smoother.  You should remove them before moving into a
production environment.

Remove anonymous users? [Y/n] Y
 ... Success!

Normally, root should only be allowed to connect from 'localhost'.  This
ensures that someone cannot guess at the root password from the network.

Disallow root login remotely? [Y/n] Y
 ... Success!

By default, MariaDB comes with a database named 'test' that anyone can
access.  This is also intended only for testing, and should be removed
before moving into a production environment.

Remove test database and access to it? [Y/n] Y
 - Dropping test database...
 ... Success!
 - Removing privileges on test database...
 ... Success!

Reloading the privilege tables will ensure that all changes made so far
will take effect immediately.

Reload privilege tables now? [Y/n] Y
 ... Success!

Cleaning up...

All done!  If you've completed all of the above steps, your MariaDB
installation should now be secure.

Thanks for using MariaDB!

4. Pertama, masuk ke MariaDB untuk membuat database untuk joomla dan lakukan grant privileges ke joomla_db dengan perintah berikut:
# mysql -u root -p
Enter password: [Password Super User]
> CREATE DATABASE joomla_db;
> GRANT ALL PRIVILEGES ON joomla_db.* TO 'vian'@'localhost' IDENTIFIED BY 'vian' WITH GRANT OPTION;
> FLUSH PRIVILEGES;
> exit;

5. Selanjutnya, kalian harus melakukan beberapa perubahan di file php.ini. Kalian bisa menggunakan perintah ini untuk merubah isi file:
# nano /etc/php/7.0/apache2/php.ini
Gunakan CTRL + W untuk mencari text dan ikuti seperti di bawah ini:
memory_limit = 256M
upload_max_filesize = 32M
post_max_size = 32M
date.timezone = Asia/Jakarta



6. Sekarang, kita masuk ke WinSCP untuk memindahkan file zip joomla nya
Host name: IP Server/Debian nya
User Name: root
Password: Password Super User

7. Selanjutnya, lakukan drag and drop pada file zip joomla nya. cukup click kiri pada file joomla tahan tarik ke bagian kanan yang sudah berada di folder /var/www/html/joomla lalu click OK

8. Kita pastikan bahwa filenya sudah ada dan lakukan ekstrak. ikuti perintah berikut:
# cd /var/www/html/joomla
# ls
# unzip Joomla_3.8.3-Stable-Full_Package.zip

9. Selanjutnya, ubah kepemilikan joomla dan kasih permission dengan menggunakan perintah berikut:
# chown -R www-data:www-data /var/www/html/joomla
# chmod -R 777 /var/www/html/joomla

10. Selanjutnya, kalian harus menambahkan file joomla di apache. gunakan perintah berikut untuk menambahkan file joomla.conf nya:
# nano /etc/apache2/sites-available/joomla.conf
Tambahkan script berikut dan ubah di beberapa baris: 
<VirtualHost *:80>
ServerAdmin admin@yourdomain.com
DirectoryIndex index.php
DocumentRoot /var/www/html/joomla
ServerName 192.168.1.3
ServerAlias www.yourdomain.com
<Directory /var/www/html/joomla>
Options FollowSymLinks
AllowOverride All
Order allow,deny
allow from all
</Directory>
ErrorLog /var/log/apache2/joomla-error_log
CustomLog /var/log/apache2/joomla-access_log common
</VirtualHost>

11. Selanjutnya, lakukan disable pada file default dan enable file joomla. gunakan perintah berikut:
a2dissite 000-default
a2ensite joomla

12. Secara default UFW mati di perangkat kalian, jadi kalian butuh mengaktifkan nya terlebih dahulu. ikuti perintah berikut:
apt-get install ufw
Setelah di aktifkan, kalian mengizinkan HTTP dengan menjalankan perintah berikut:
ufw enable -y
ufw allow http

13. Selanjutnya, buka web browser kalian lalu buka http://192.168.1.3 atau http://domainkalian.id, kalian akan di bawakan ke halaman berikut
Di sini, isi semua detail seperti, Site Name, Email Admin, Admin Username, dan Password, lalu klik tombol Next

14. Berikutnya, isi semua detail database seperti, Host Name, Database Username, Password, Database name, dan Table prefix, lalu klik tombol Next

15. Selanjutnya, klik tombol Install:

16. Setelah Joomla berhasil diinstal click tombol Remove Installation folder, Kalian akan melihat halaman berikut:

17. Selanjutnya, click tombol Administrator

18. Masukan Username dan Password Admin lalu click login

19. Congratulations! Kalian berhasil install Joomla di Debian 9