Apa Sih Joomla Itu?
Joomla mempunyai pengertian sebagai sebuah manajemen konten secara terbuka dan juga bebas dengan basis data MySQL, serta menggunakan PHP untuk memenuhi kebutuhan intranet ataupun kebutuhan internet. dengan kata lain, Joomla adalah sebuah CMS yang bisa digunakan untuk membuat website, sama seperti WordPress.
Sebenarnya ada banyak CMS terbaik yang bisa Anda gunakan. namun, apabila Anda masih pemula, Joomla bisa menjadi solusi untuk dapat membuat website yang profesional, bahkan tanpa skill pemrograman.
Berkat adanya Joomla ini, maka membangun situs website bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. sementara Joomla itu sendiri dikembangkan oleh lisensi GNU. seluruh orang bisa memodifikasi serta menggunakan Joomla secara gratis.
ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari membuat website melalui Joomla, karena para penggunanya bisa lebih leluasa ketika komputer hendak ditambahkan beberapa fitur pada situs website sesuai yang Anda miliki. Pertama kali Joomla dirilis yaitu pada tahun 2005, lebih tepatnya pada tanggal 17 September.
Setiap versi Joomla mempunyai desain dan nuansa yang berbeda. Hal ini dikarenakan untuk para komunitas dari pengembang selalu berusaha terus monoton dalam meningkatkan fitur dan performa dari CMS ini, terutama dalam hal sistem keamanannya. dengan hal ini wajar saja apabila Joomla selalu mengalami perkembangan dari versi yang satu dengan versi yang lainnya.
Fungsi Joomla
setelah Anda mengetahui pengertian dari Joomla, maka sudah saatnya Anda mengetahui fungsi dari Joomla itu sendiri. Mengingat banyaknya masyarakat pengguna website yang banyak menggunakan Joomla, maka membuat diri Anda tentunya juga penasaran apa saja fungsi dari Joomla. untuk informasi lebih jelasnya seputar fungsi Joomla, silahkan simak penjelasan berikut:
Joomla mempunyai fungsi utama sebagai pembangun dari sebuah website secara cepat melalui teknologi terbaru.
Joomla mampu digunakan segala penjuru belahan dunia sebagai salah satu pembangun di berbagai jenis website, baik itu dalam skala kecil, skala menengah maupun skala yang besar.
Joomla memiliki fungsi untuk membuat sebuah website, misalnya seperti website sekolah, website individu, website organisasi non profit, website portal komunitas, website pemerintahan, website bisnis dengan skala kecil, website publikasi online, website layanan e-commerce dan layanan online, website ekstranet dan intranet maupun untuk perusahaan besar lainnya.
Sebelum memulai pastikan kalian sudah melakukan install dan configurasi seperti di bawah ini:
# apt-get install ssh unzip php7.0 php7.0-cli php7.0-mcrypt php7.0-intl php7.0-mysql php7.0-curl php7.0-gd php7.0-soap php7.0-xml php7.0-zip php7.0-readline php7.0-opcache php7.0-json php7.0-gd -y# nano /etc/ssh/sshd_config
# mysql_secure_installation
NOTE: RUNNING ALL PARTS OF THIS SCRIPT IS RECOMMENDED FOR ALL MariaDBSERVERS IN PRODUCTION USE! PLEASE READ EACH STEP CAREFULLY!In order to log into MariaDB to secure it, we'll need the currentpassword for the root user. If you've just installed MariaDB, andyou haven't set the root password yet, the password will be blank,so you should just press enter here.Enter current password for root (enter for none): [Password Super User]OK, successfully used password, moving on...Setting the root password ensures that nobody can log into the MariaDBroot user without the proper authorisation.You already have a root password set, so you can safely answer 'n'.Change the root password? [Y/n] n... skipping.By default, a MariaDB installation has an anonymous user, allowing anyoneto log into MariaDB without having to have a user account created forthem. This is intended only for testing, and to make the installationgo a bit smoother. You should remove them before moving into aproduction environment.Remove anonymous users? [Y/n] Y... Success!Normally, root should only be allowed to connect from 'localhost'. Thisensures that someone cannot guess at the root password from the network.Disallow root login remotely? [Y/n] Y... Success!By default, MariaDB comes with a database named 'test' that anyone canaccess. This is also intended only for testing, and should be removedbefore moving into a production environment.Remove test database and access to it? [Y/n] Y- Dropping test database...... Success!- Removing privileges on test database...... Success!Reloading the privilege tables will ensure that all changes made so farwill take effect immediately.Reload privilege tables now? [Y/n] Y... Success!Cleaning up...All done! If you've completed all of the above steps, your MariaDBinstallation should now be secure.Thanks for using MariaDB!
> CREATE DATABASE joomla_db;> GRANT ALL PRIVILEGES ON joomla_db.* TO 'vian'@'localhost' IDENTIFIED BY 'vian' WITH GRANT OPTION;> FLUSH PRIVILEGES;> exit;
# nano /etc/php/7.0/apache2/php.ini
memory_limit = 256Mupload_max_filesize = 32Mpost_max_size = 32Mdate.timezone = Asia/Jakarta
Host name: IP Server/Debian nyaUser Name: rootPassword: Password Super User
# chown -R www-data:www-data /var/www/html/joomla# chmod -R 777 /var/www/html/joomla
# nano /etc/apache2/sites-available/joomla.conf
<VirtualHost *:80>
ServerAdmin admin@yourdomain.com
DirectoryIndex index.php
DocumentRoot /var/www/html/joomla
ServerName 192.168.1.3
ServerAlias www.yourdomain.com
<Directory /var/www/html/joomla>
Options FollowSymLinks
AllowOverride All
Order allow,deny
allow from all
</Directory>
ErrorLog /var/log/apache2/joomla-error_log
CustomLog /var/log/apache2/joomla-access_log common
</VirtualHost>
a2dissite 000-defaulta2ensite joomla
apt-get install ufwSetelah di aktifkan, kalian mengizinkan HTTP dengan menjalankan perintah berikut:
ufw enable -yufw allow http



















Posting Komentar