Assalamu'alaikum Wr.Wb
Pengertian
Ethernet over IP (EoIP) Tunneling adalah protokol MikroTik RouterOS yang menciptakan terowongan Ethernet antara dua router di atas koneksi IP. Terowongan EoIP dapat berjalan di atas terowongan IPIP , terowongan PPTP atau koneksi lain yang mampu mengangkut IP.
Ketika fungsi bridging dari router diaktifkan, semua lalu lintas Ethernet (semua protokol Ethernet) akan dijembatani seperti jika ada antarmuka Ethernet fisik dan kabel antara dua router (dengan bridging diaktifkan). Protokol ini memungkinkan beberapa skema jaringan.
Tunnel-id adalah metode mengidentifikasi terowongan. Itu harus unik untuk setiap terowongan EoIP.
Ketika fungsi bridging dari router diaktifkan, semua lalu lintas Ethernet (semua protokol Ethernet) akan dijembatani seperti jika ada antarmuka Ethernet fisik dan kabel antara dua router (dengan bridging diaktifkan). Protokol ini memungkinkan beberapa skema jaringan.
Tunnel-id adalah metode mengidentifikasi terowongan. Itu harus unik untuk setiap terowongan EoIP.
Latar
Membuat EoIP dapat dianalogikan membangun terowongan bawah tanah antara jalan menuju tujuan yang saling terhubung, tentu mempunyai kelebihan maupun kekurangan dari membuat terowongan ini, salah satu kelebihannya tentu akan lebih aman dalam hal enkripsi namun karena banyaknya proses dapat mengakibatkan cost ataupun beban yang berlebih pada perangkat router.
~TOPOLOGY~
MikroTik 1
- Ether1 = 172.16.5.253/24(Dynamic IP)
- Ether2 = 10.10.10.1/24
MikroTik 2
- Ether1 = 172.16.5.254/24(Dynamic IP)
- Ether2 = 10.10.10.3/24
MikroTik 3
- Bridge1 = 172.16.5.1/24
1. Untuk pertama kita configurasi Router 3 seperti di topology. Ikuti perintah berikut;
Router 3:
[admin@RouterOS] > sy i s name=VianISP
[admin@VianISP] > int bridge add name=bridge1
[admin@VianISP] > int bridge port add interface=ether2 bridge=bridge1
[admin@VianISP] > int bridge port add interface=ether3 bridge=bridge1
[admin@VianISP] > ip ad ad address=172.16.5.1/24 interface=bridge1
[admin@VianISP] > ip dns se allow-remote-requests=yes
[admin@VianISP] > ip f n ad chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
[admin@VianISP] > ip dhcp-server setup
dhcp server interface: bridge1
dns server: 8.8.8.8,1.1.1.1
2. Langkah ke Dua lakukan configurasi pada Router Pusat dan Router Cabang. Berikut perintahnya;
Router1:
Router1:
[admin@RouterOS] > sy i s name=Router_Pusat
[admin@Vian_Pusat] > ip ad ad address=10.10.10.1/24 interface=ether2
[admin@Vian_Pusat] > ip dns ad allow-remote-requests=yes servers=8.8.8.8
[admin@Vian_Pusat] > ip f n ad chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Router2:
[admin@RouterOS] > sy i s name=Router_Cabang
[admin@Vian_Cabang] > ip ad ad address=10.10.10.3/24 interface=ether2
[admin@Vian_Cabang] > ip dns ad allow-remote-requests=yes servers=8.8.8.8
[admin@Vian_Cabang] > ip f n ad chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
3. Sebelum melanjutkan pastikan IP pada Router Pusat dan Router Cabang sesuai/sama seperti Topology di atas. gunakan perintah berikut untuk check ip;
[admin@Vian_Pusat] > ip dhcp-client p[admin@Vian_Cabang] > ip dhcp-client p
4. Lalu selanjutnya kita configurasi EoIP pada Router Pusat dan Router Cabang supaya bisa saling terhubung
Router 1:
[admin@Vian_Pusat] > int eoip add name=R-Pusat remote-address=172.16.5.254 tunnel-id=0[admin@Vian_Pusat] > int bri add name=J1[admin@Vian_Pusat] > int bri port add bridge=J1 interface=ether2[admin@Vian_Pusat] > int bri port add bridge=J1 interface=R-Pusat
Router 2:
[admin@Vian_Cabang] > int eoip add name=R-Cabang remote-address=172.16.5.253 tunnel-id=0[admin@Vian_Cabang] > int bri add name=J2
[admin@Vian_Cabang] > int bri port add bridge=J2 interface=ether2
[admin@Vian_Cabang] > int bri port add bridge=J2 interface=R-Cabang
5. Selanjutnya lakukan configurasi IP pada masing-masing PC Client, dengan menggunakan perintah berikut
PC1 :
PC1> ip 10.10.10.2/24 10.10.10.1Checking for duplicate address...PC1 : 10.10.10.2 255.255.255.0 gateway 10.10.10.1
PC2 :
PC1> ip 10.10.10.4/24 10.10.10.3Checking for duplicate address...PC1 : 10.10.10.4 255.255.255.0 gateway 10.10.10.3
-Jika sudah bisa melakukan pinging antar PC maka EoIP berjalan dengan baik
Sekian dari saya jika ada salah kata mohon maaf, semoga blog saya membantu tugas anda. Wassalamu'alaikum Wr.Wb









Posting Komentar